Pantau Kinerja Ekonomi Tiongkok secara Bijaksana dan Optimis

2019-01-22 10:56:36  

圖片默認標題_fororder_90萬億

Tiongkok mengumumkan hasil-hasil ekonomi sepanjang 2018. Yang patut diperhatikan ialah produk domestik bruto atau PDB Tiongkok untuk pertama kali menerobos 90 triliun yuan RMB, meningkat 6,6 persen, bahkan lebih tinggi daripada laju pertumbuhan yang direncanakan yakni 6,5 persen. Sementara itu, indeks harga konsumen (IHK) naik 21, persen, lebih rendah dibanding prediksi sebesar 3 persen. Jumlah lapangan kerja baru di kota tercatat 13,61 juta orang dengan tingkat realisasi sebesar 123,7 persen. Pendapatan disposabel per kapita mencapai 28.228 yuan, atau naik 6,5 persen setelah memotong kenaikan harga, bahkan lebih cepat daripada laju pertumbuhan PDB per kapita. Volume ekspor impor barang sepanjang tahun 2018 untuk pertama kali menembus 30 triliun yuan, naik 9,7 persen yang mencetak rekor baru sepanjang masa. Beberapa indikator utama tersebut menunjukkan bahwa Tiongkok telah merealisasi target laju pertumbuhan yang diajukan pada awal tahun lalu, dan tetap merupakan motor penggerak yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

圖片默認標題_fororder_90萬億2

Menurut informasi yang tersedia, PDB Tiongkok untuk pertama kali menerobos 10 triliun yuan pada 2000 dan 70 triliun yuan pada 2016. Realisasi PDB sebesar 90 triliun yuan pada tahun 2018 berarti agregat ekonomi Tiongkok semakin berkembang, dan fundamental ekonominya semakin kuat.

圖片默認標題_fororder_90萬億4

Dilihat dari laju pertumbuhan, walaupun laju sebesar 6,6 persen itu bukanlah laju yang paling cepat dibanding laju beberapa tahun sebelumnya, namun angka itu tetap berada di rentang yang rasional, yang sesuai dengan prediksi mengingat ekonomi Tiongkok tengah mengalami transformasi dengan beralih dari masa pertumbuhan pesat ke masa pertumbuhan bermutu tinggi. Yang patut diperhatikan ialah laju tersebut tetap di barisan depan dibanding beberapa kekuatan ekonomi utama dunia. Tingkat kontribusi Tiongkok terhadap pertumbuhan ekonomi global pada tahun lalu terpantau melampaui 30 persen dan terus menjadi ekonomi dengan tingkat kontribusi terbesar.

圖片默認標題_fororder_90萬億3

Dari data ekonomi Tiongkok tahun lalu memang terpantau tidak sedikit titik terang yang menyita perhatian karena telah membuktikan kemajuan ekonomi Tiongkok di tengah proses transformasi. Misalnya, belanja konsumsi definitif terhadap PDB mencatat tingkat kontribusi sebesar 76,2 persen, volume ritel konsumsi naik 9 persen, modulus Angle yakni persentasi belanja untuk makanan dalam belanja total konsumsi penduduk di kota turun 0,9 persen. Ini mengindikasikan bahwa mutu konsumsi masyarakat Tiongkok sedang meningkat, dan semakin menjadi kekuatan utama yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Investasi, termasuk investasi masyarakat di sektor industri manufaktur, khususnya manufaktur level tinggi terus meningkat sehingga telah berperan pendorong yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, ekspor dan impor Tiongkok dengan beberapa mitra perdagangan utama mengalami peningkatan menyeluruh, di antaranya ekspor dan impor dengan negara-negara sepanjang jalur Satu Sabuk Satu Jalan naik 13,3 persen, atau lebih tinggi 3,6 persen daripada ekspor impor barang. Ini membuktikan bahwa struktur perdagangan Tiongkok sedang mengalami perbaikan yang akan meningkatkan daya Tiongkok menghadapi risiko pergesekan perdagangan. Selain itu, konsumsi energi bersih mengambil proporsi yang semakin tinggi dalam konsumsi energi dengan kenaikannya tercatat sebesar 1,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Titik terang atau data statistik tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Tiongkok telah memiliki kemampuan yang kuat untuk menghadapi risiko, dan akan terus berkembang dengan menelusuri jalur perkembangan bermutu tinggi.

Komentar
趙穎